Pura air kerajaan berparit teratai yang menjadi episentrum jaringan tata kelola irigasi komunal sawah Subak berlandaskan filosofi keharmonisan Tri Hita Karana.
📜 Sejarah & Latar Belakang Mendalam
Dibangun oleh Raja Mengwi I Gusti Agung Putu. Pura ini mengelola distribusi air berkeadilan bagi berpuluh-puluh perkumpulan petani Subak melalui persembahyangan dan kesepakatan musyawarah demokratis sejak abad ke-17.
✨ Makna Filosofis & Nilai Universal
Membuktikan bahwa agama, tata kelola sumber daya alam, dan teknologi ekologis dapat terintegrasi sempurna demi kelestarian alam dan kesejahteraan bersama.
🌍 Pengaruh & Relevansi Global Saat Ini
Ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 2012 sebagai Warisan Budaya Dunia berkategori Lanskap Budaya yang unik dan tak ternilai.