Samudra Manthan: Pengadukan Samudra Kosmik & Kebangkitan Amrita
Peristiwa agung para Deva dan Asura bekerja sama mengaduk samudra susu menggunakan Gunung Mandara dan naga Vasuki untuk memunculkan nektar keabadian (Amrita).
Menjelajahi 100 peristiwa agung, perayaan suci, mahakarya arsitektur, dan warisan kebijaksanaan abadi dari peradaban Sanatana Dharma lintas benua.
Peristiwa agung para Deva dan Asura bekerja sama mengaduk samudra susu menggunakan Gunung Mandara dan naga Vasuki untuk memunculkan nektar keabadian (Amrita).
Dialog filosofis paling termasyhur di dunia antara Sri Krishna dan kesatria Arjuna di tengah medan perang mengenai kewajiban suci (Dharma), aksi tanpa pamrih, dan keabadian jiwa.
Pertapaan agung Raja Bhagiratha yang bertapa ribuan tahun demi mendatangkan Sungai Gangga dari surga ke bumi, ditopang oleh jalinan rambut Dewa Siwa.
Klimaks epos Ramayana di mana Avatara Wisnu, Sri Rama, menumbangkan raja raksasa Ravana demi membebaskan Dewi Sita dan memulihkan tatanan moral (Dharma).
Manifestasi Siwa sebagai Nataraja melakukan tarian kosmik yang melambangkan lima aktivitas ilahi: penciptaan, pemeliharaan, peleburan, ilusi, dan pembebasan jiwa.
Kembalinya Sri Rama ke Ayodhya setelah 14 tahun masa pengasingan disambut dengan lautan ribuan pelita minyak kelapa yang mengawali tradisi perayaan Diwali.
Penyatuan kosmik antara Purusha (kesadaran abadi murni) dan Prakriti (energi dinamika alam semesta) yang diperingati setiap tahun sebagai Maha Shivaratri.
Kisah penyerahan diri paripurna (Sharanagati) saat raja gajah Gajendra yang terperangkap cengkeraman buaya raksasa berserah pada Sri Wisnu.
Turunnya Avatara Wisnu berwujud manusia berkepala singa untuk menumpas tiran Hiranyakashipu yang angkuh dan melindungi pemuda suci Prahlada.
Kisah Avatara Wisnu berwujud brahmana muda yang meminta sedekah tanah seluas tiga langkah kaki dari Raja Mahabali yang dermawan namun berambisi.
Tindakan heroik Sri Krishna mengangkat bukit batu raksasa dengan jari kelingking tangan kiri-Nya selama tujuh hari tujuh malam untuk melindungi rakyat dari badai murka Dewa Indra.
Penglihatan metafisik tanpa batas yang dianugerahkan Krishna kepada Arjuna, memperlihatkan seluruh gugusan bintang, waktu, kelahiran, dan kematian dalam satu tubuh ilahi.