Upacara persembahan sakral masyarakat Hindu Tengger melempar hasil bumi, ternak, dan sesaji ke dalam kawah berasap Gunung Bromo di tengah malam buta.
📜 Sejarah & Latar Belakang Mendalam
Berasal dari ikrar leluhur Roro Anteng (putri Raja Majapahit Brawijaya) dan Joko Seger (putra Brahmana) yang memohon keturunan pada Sang Hyang Widhi dan Dewa Brahma. Anak bungsu mereka, Raden Kusuma, merelakan dirinya masuk ke kawah demi keselamatan segenap warga Tengger.
✨ Makna Filosofis & Nilai Universal
Wujud rasa syukur atas kelimpahan panen dan pengingat bahwa manusia adalah bagian integral yang tak terpisahkan dari denyut nadi alam semesta.
🌍 Pengaruh & Relevansi Global Saat Ini
Mendapat perhatian luas peneliti antropologi dunia dan menjadi salah satu warisan kearifan lokal tertua di kepulauan Indonesia.